Jumat, 22 Februari 2013

Ketika Kata Kehilangan Arti dan Makna

Sebuah kata adalah susunan atau terdiri dari beberapa huruf yang mempunyai arti dan ataupun makna. Arti dan makna. Adakah kata yang tidak mempunyai arti dan makna? Ada gak sih? Ada gak ya,...

Tiap kata pasti mempunyai arti dan makna, dalam bentuk sebuah benda atau kejadian atau sifat atau apalah semisal. Ketika kita berkata atau terdengar atau mendengar sebuah kata terucap atau diucap, kita pun akan mengimajinasikan kata tersebut. Apakah sama yang terimajinasiakan oleh orang ketika mendengar sebuah kata yang sama?

Rokok, apa yang terimajinasikan oleh pembaca ? Bagi saya surya 16, samakah kita?
Komputer, apa yang terimajinasikan oleh pembaca ? Samakah dengan saya ?
Demikian juga dengan ribuan atau jutaan kata yang ada, samakah yang terimajinasikan kira kira ?
Bisa sama, bisa berbeda. Benar ?

Bagaimana supaya apa yang kita katakan dan kita imajinasikan dengan kata yang kita ucapkan bisa menjadi sama dengan orang yang mendengar kata tsbt? Bagaimana ? How ?

Munkin kita perlu menerangkan dengan atau secara panjang lebar. setelah kita terangkan, apakah akan dapat orang yang mendengar kata kita menjadi sama imajinasi yang tergambarkan oleh kita akan sebuah kata tsbt ? Bisa menjadi sama, bisa masih tetap tak sama. Benar ?

Jika telah sama apa yang terjadi kira kira ? Kita tersenyum, seneng, tambah seru deh kita ngegosip.

Jika ternyata masih tetep gak sama juga apa kira kira yang terjadi ? Elu bolot amat sih. Payah lo IQ lo tengkurep sih. Capek deh guweh, udeh panjang lebar gw terangin, buang buang energi ajah ternyata. Dan lain lain semisal. Akhirnya ribut, tonjok tonjokan, tembak tembakan, perang antar kampung, perang antar negara. Lebay banged deehhh, masak ampe perang antar negara siyyy,...

Sepuluh. Apa yang bisa kita gambarkan tentang kata sepuluh? Angka satu dengan angka nol. Sepuluh menunjukkan sebuah arti dan makna yang terdiri dari angka satu dan angka nol. Semua tahu angka sepuluh apakah sama arti dan makna angka sepuluh tsbt bagi tiap orang ? Kembali, bisa sama, bisa berbeda.

Sepuluh ribu, sepuluh ekor, sepuluh butir, sepuluh orang, dll dlsb.

Sepuluh ekor menggambarkan binatang berjumlah sepuluh, sepuluh orang menggambarkan orang berjumlah sepuluh. Dll dlsb.

Sepuluh ekor ayam, sepuluh ekor ayam jantan, sepuluh ekor ayam betina.

Sepuluh orang berkumis, sepuluh orang bertopi, sepuluh cowo, sepuluh cewek.

Sepuluh semakin melebar, tetapi tetap sepuluh, sepuluh bagi kita jelas, tetapi sepuluh tsbt bisa jadi tidak jelas apa yang sepuluh tsbt. Benar ?

Bagaimana supaya apa yang kita katakan dan kita imajinasikan dengan kata yang kita ucapkan bisa menjadi sama dengan orang yang mendengar kata tsbt? Bagaimana ? How ?

Bagaimana caranya ?

Apa yang kita butuhkan kira kira ?

Pedoman, sebuah pedoman untuk menerangkan, menggambarkan sepuluh tsbt. Benar ?

Sepuluh orang berumur 10 tahun, berkulit putih, dengan tangan dan kaki lengkap, bermata coklat, berambut gundul, mengenakan baju kaos berwarna putih dan celana pendek berwarna hitam, bla bla dst,...

Demikian panjang yang mesti kita sebutkan untuk menjadi sama apa yang terimajinasi dalam otak kita.
Benar ?

Bagaimana jika kita tak mengetahui satu saja bisakah sama? Umpama terlewatkan dari pedoman tsbt yang mengenakan baju kaos berwarna putih, apa yang terjadi kira kira?

114 Surat.
6.236 Ayat.

Sebuah pedoman, berapa yang terlewatkan untuk kita ketahui dari apa yang kita pedomani kira kira ? Keaneka ragaman yang terjadi mungkin bisa menggambarkan hal tsbt. Mungkin, semua kepastian hanya ada pada-Nya.

Islam, Al Quran sebagai pedoman Islam tsbt.

Islam itu apa ?

Dia menrengkan dalam 114 Surat yang terdiri dari 6.236 Ayat, sangat panjang, teramat amat panjang. Sebuah pedoman keselamatan bagi manusia yang diberikan Tuhan manusia tsbt.

Begitu banyak kata kehilangan arti dan makna jika kita coba telaah dan renungkan. Begitu banyak pelencengan terjadi tentang apa yang kita yakini.

Menyeramkan, membuat merinding bulu kuduk. Benar, swer deh.

Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan". (25:30)

Teramat benar yang disebutkan Allah dalam Al Quran, amat sangat benar kita akan merasakannya, sebenarnya.

Ketika ketidak tahuan menjadi sebuah pengetahuan, sebuah bahaya mengintip.

Kebinasaan, ummat ummat sebelum kita, orang orang sebelum kita, kisah nyata, seperti menjadi kisah dongeng belaka bagi yang tidak mengetahui.

114 Surat.
6.236 Ayat.

Al Quran pedoman orang yang bertakwa, (2:2).
Al Quran penjelasan yang sempurna, peringatan orang yang berakal, (14:52)

Bacalah.

Siapa tahu bahaya yang mengintip menjadi sirna, siapa yang tahu ?

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (112:2)

Semua akan kembali di kembalikan kepada-Nya, semua urusan, apapun.


Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan. (2:210)

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Trending Topic

Entertainment

Copyright © 2012. MASRIL KASIM Blog's - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz